Butuh Bantuan? Customer service Kang Dim's Laptop siap melayani dan membantu Anda.
Beranda » Artikel Terbaru » Bilang SABAR, Kamunya NINGGAL

Bilang SABAR, Kamunya NINGGAL

Diposting pada 5 November 2021 oleh juallaptop1jutaan | Dilihat: 30 kali

————
Awan langit kumolonimbus sudah mulai menyatu, sebentar lagi sepertinya akan hujan menderu. Wangi hujan yang khas mulai tercium di kalbu.

Tak terasa, kini sudah memasuki babak menjadi seorang mahasiswa. Aku menyukai mata kuliah sastra, agar mampu seperti Khalil Gibran sang pujangga. Mengkhayal “iya”, namun semoga hal itu akan menjadi impian nyata. Hehe

Berbeda dengan teman sebaya, aku tertinggal satu langkah. Mereka sudah tingkat dua, sedang aku masih baru memulai babak menjadi mahasiswa. Terlambat, bukan berarti aku telah gagal telak.

Cukup lama, setelah kejadian di toko buku itu, aku dan Virya tak lagi ada cerita. Lagian, aku tak mau memperpanjang episodenya agar tidak seperti film India. Khas dengan adegan gulung-gulung dibawah hujan deras tanpa payung. Ckckkc. Apa ada yang pernah joget kala hujan datang? Dan bernyayi riang tanpa memikirkan hutang? Hahaha 😁

Dulu, di sekolah kelas kami terpisah ketika kenaikan kelas tiga SMA. Kelas dua belas sebutannya saat itu. Bebas hati dari rasa jedag jedug tatkala berpapasan dengannya. Lagi lagi, semua akan selesai jika aku tutup dengan kalimat. “Tenanglah hati, Virya tak akan melirik gadis sepertimu, buat apa ada rasa jika tak cinta. Jangan sok PeDe, bukankah banyak gadis pesaing yang akan menjadi lawan dalam kompetisi sebuah cinta anak SMA?”

Aku tak ingin ada sesi ‘pacaran’ dalam hidup ini. Agar suamiku kelak adalah orang pertama yang mengelus kepala setelah ibu dan ayah..

Tapi aku salah, walau tidak sekelas kembali setelah kelas dua belas itu. Jam istirahat adalah waktu singkat untuk setor sholat dhuha. Dan, Virya termasuk anak laki laki yang cukup rajin memanfaatkan waktu istirahat untuk berdhuha.

Ya Rabb, aku malah sering ketemu di sini… Bukannya bahagia, tapi aku sedih, khawatir Allah terlupa.

Aku harus berfikir ulang agar tidak ke masjid sekolah bersamaan dengannya.. akhirnya aku akan ke masjid 5 menit lepas dia menuntaskan dhuha.

Masalah pertama beres, duh jengkel padahal dia lho gak ngapa-ngapain, kenapa aku salting? Iya aku yang salah tingkah. Kaya rubah berekor sembilan yang bertemu dengan daging ingin sekali diiris-iris dan melompat tak karuan senangnya hati.

Apa ada yang pernah kaya aku gini ya? 😅

Gawat ke-dua adalah Virya rajin sekali di perpus sekolah. Masa’ baca buku sambil mengontrol hati. Kan jadinya ilmu apa tadi yang kubaca, seperti asap, tak berbekas. 😌

Sungguh, Virya tak pernah ngobrol denganku setelah di toko buku itu. Hanya sembari senyum tipis, jika kedua mata kami bertatap tak sengaja terjadi.

Hingga sampai lulus dan terpisah jauh tanpa tahu dimana dia melanjutkan kuliah setelah itu.

—————
“Hey, Nis. Kurang 14 hari lagi ada acara salam mahasiswa baru di UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) kita lho.” Tepuk teman satu kontrakan denganku.

Iya, perkenalkan namaku Annisa Dewi Kumalasari, mahasiswa tingkat pertama di kampus kecil di kota Jombang. Dari kemarin cerita melulu tapi belum kenal nama aku kan? Hihi

“Aku ada ide gini, kalau kita membuat posko yang ada tes golongan darah, lalu ada konsultasi diet sehat berdasarkan golda. Dan tes golda ini banyak manfaatnya agar kita tahu golongan darah kita apa. Okey gak?”

Singkat cerita, temanku satu kontrakan itu menyampaikan ke ketua UKM kami. Dan ketika saat rapat UKM, ide itu diterima..

Hmm.. aku suka proyek sosial agar bisa menjadi menteri sosial negara, haha. Banyak nian mimpiku, tadi mau Khalil Gibran sekarang menteri sosial. Gak papa kan? Kadang aku ingin menjadi pasukan kuning di kota. Agar bersih dan rapi kotaku seperti negara Jepang, yang got saja menjadi kolam ikan.

“Emang kamu ada temen anak kesehatan kah Nis?” Tanya Fira, teman bolang bersama.

“Ada, tapi aku gak tahu kontaknya lagi, hihi”

“Jika rapat tadi memutuskan ada kegiatan itu, in syaa Allah teman-teman lain pastinya ada channel teman yang ada di jurusan kesehatan. Kita sama cari aja yuk.” Tutup diskusiku dengan Fira di lorong kampus.

————
Sore itu, aku ingin sekali rebahan sambil bersosmed ria. Mumpung besok libur kuliah dan kerja paruh waktuku. “Me Time dulu aaah” pikirku.

Ketika membuka inbox ada pesan dari nama yang aku kenal sebelumnya, iya Virya Adi Jaya. Itu teman semasa SMA dulu itu.
Penasaran aku buka, inbox itu cukup lama ternyata sudah masuk. Hanya saja aku baru tahu ketika membuka sosmed ini.

“Assalamu’alaikum, gmana kabarnya? Semoga sehat selalu.” Pesan itu tertulis.

Aku putuskan untuk membalasnya.

“Wa’alaikumus salam, alhamdulillah sehat Vir. Semoga juga denganmu dalam lindungan Allah semata” tulisku kembali. Dan send.

Wow, dia online Pemirsaaa…

Akhirnya dia membalas chatku dengan cepat.

“Aku sekarang di Yogya, mengambil jurusan dokter Anestesi, kamu ambil jurusan apa? Sepertinya kamu sudah kembali berkuliah, lepas setahun termal ya?”

“Iya, alhamdulillah sudah kuliah tahun ini dan aku ambil sastra, Vir”

Obrolan kami lancar seperti orang dekat. Jurusan yang dia ambil keren versi saya. Anestesi, iya dia memang terkenal pembius gadis di sekolah dulu.

“Annisa, aku 2 pekan mau ke Jombang, pulang.” Balas dia dengan membuyarkan pemikiranku.

“Hmm” balasku singkat.
“Oya, Vir. UKM aku lagi ada giat nih, pas sekali dengan jurusanmu. Bisa kah kau membantu kami? Kalau boleh tahu sampai kapan di Jombang?” Ingatku akan giat UMK kampus. Semoga dia bisa.

“Sampai kamu butuh tanggal berapa aku balik aja” Jawabnya.

Deg… Deg
Rasanya hati berlarian kembali membaca pesannya.

“Okey deh.. makasih banget, jadi bisa kan ngisi acara UKMku :)”

“In syaa Allah..” tutupnya.

———–
Dan kegiatan UKM kampus berjalan dengan lancar, Virya mengetes satu per satu mahasiswa yang mendatangi posko kami. Khas dengan baju serba putihnya, sarung tangan dan semua perlengkapan tenaga kesehatan.

“Wah, gawat aku terlupa kalau jam sekarang sampai sore nanti ada jam kelas, aku titip temenku itu yak, nanti dikasih apa gitu pulangnya. Dan tolong sampaikan terima kasih. Eh, tolong sampaikan aku gak bisa nemenin sampai akhir acara. Intinya jangan dianggurin gitu ya. Biar ditemenin sama ketua UKM, ada temen ngobrol.” Pesanku pada Fira.

“Hmm.. panjang banget pesannya, trus ada lagi?. Emang itu siapanya kamu toh Nis?” Tanya Fira dengan BeTe.

“Enggak gitu-nya, kan gak enak dia jauh-jauh dari Yogya ke sini untuk bantu UKM kita lho, gak etis kan? Daaah yaa.. sampai ketemu ntar” jawabku dengan buru-buru.

Sepertinya acara UKM berjalan menarik dan sore begini sudah selesai. Aku pengen membolos mata kuliah ini, tapi jangan ah, aku gak enak sama ibu dosen yang baik ini.

—————
Selepas jam kelas di lantai atas, aku segera turun untuk melihat dan membantu membereskan acara UKM tadi siang. Sudah sepi, sepertinya Virya juga sudah pulang.

Maaf ya Vir, gak bisa nemenin sampai acara. Padahal sudah merepotkan, namun aku yang ninggal.

Ku ambil bekas minum yang berserakan dan mengumpulkanmya menjadi satu di tempat sampah, mencuci tangan dan matahari sebentar lagi akan terbenam..

Kampus akan diwarnai cahaya lampu sorot malam.

“Ini, ada titipan.” Sodor ketua UKM kami, di tangannya ada kepingan VCD tanpa cover apapun yang terbungkus di tempat CD biasanya itu.

“Ini untukmu, dari Virya. Katanya terima kasih mengundang di sini”. Lanjut ketua UKM.

“Makasih Kak, harusnya saya yang mengucap terima kasih ke Virya. Saya terima CD nya ya kak”.

Sesampai di kontrakan, aku chat Virya di kontak WhatsAppnya dan Virya juga sudah memiliki kontakku juga.

“Makasih Vir, hari ini.. Maaf, tidak menemani sampai akhir acara, aku baru teringat ada kelas.” Chatku

“Iya gak papa, aku seneng tadi sama anak-anak UKM di Jombang, seru juga”

“Ini ada CD untuk aku ya? Atau untuk UKM aku, ini isinya seputaran persiapan berumah tangga, hahaha” tanyaku tetiba teringat CD pemberian ketua UKM.

Memang UKM ku ada yang berkerja di bidang itu. Jadi aku tak begitu berfikir jauh.

“Iya, buat kamu, dibaca ya. Selamat belajar. Bisa juga untuk siapapun yang mau belajar.” Jawabnya.

“Terima kasih sekali lagi, Virya.” tutup chatku saat itu.

Dan setelah chat dengan Virya itu, aku tak lagi mendapat pesan darinya dan akupun tak mau mengawalinya. Hati hati dengan HATI ❗️

Bukan kah begitu harusnya kita, benar tak akan ada api jika kita tak membuat asapnya.

—————-
Lama setelah 2 tahun, akupun lulus dari kampus itu. Belajar di kampus dengan kutempuh 3.5 tahun selesai sudah. Alhamdulillah, aku mendapat gelas Strata Satuku. Yuk, Kamu yang masih berjuang, in syaa Allah pasti BISA 😍, Fighting. 💪

Handphone ku bergetar dengan nada deringnya..

“Virya sedang menelepon”

Tertulis di layar handphoneku, kuangkatlah dan..

“Assalamu’alaikum, Annisa.. ini Virya, aku minta maaf sekali atas banyak salah.” Katanya mengawali.

“Wa’alaikumussalam Warahmatullah, emang salah apa Vir, gmana kabarnya?” Jawabku.

“Aku yang salah, besok 2 pekan lagi, aku menikah… Aku gak bisa nikahin kamu, belum bisa balik Jombang. Ini aku sekarang di Kalimantan kerjaku.” Jawabnya dengan nada pilu.

“Aku beneran minta maaf, pasti kamu menungguku.” Lanjutnya.

“Virya, kamu gak perlu minta maaf, aku gak menunggu kamu kok Vir, lagian aku sudah MENIKAH sebulan kemarin”. Jawabku dengan serba bingung.

“Eh, iyaaa.. barokallah ya. Jadi, aku izin ke kamu, kalo aku nikah nih ceritanya, eh kamunya sudah nikah duluan, hahaha” timpal Virya dengan nada sudah normal.

“Ah, iya.. emang kita pernah ada perjanjian sebelumya?” sergaku.

“Enggaklah.. ” Timpalnya.

“Baiklah, alhamdulilkah kalau begitu, makasih banget ya Annisa..” tutupnya..

Dengan tertutupnya telepon Virya, membuat kepingan puzzle itu semakin jelas. Berarti selama ini dia menyiapkanku dengan materi pernikahan, menjadi istri, ibu dan menjaga anak yang dia kirim lewat CD kuno itu.

Jadi, selama ini dia…
Dia yang SABAR menungguku, aku nya yang NINGGAL.

Ah, memang kami tak pernah ada akad sebelumnya. Membiarkan mengalir dengan sendirinya. Seperti sumbu koordinat x dan y, jika memang cocok variabelnya dan Allah mempertemukannya maka titik x dan y akan saling bersama.

Bukankah begitu Pemirsa?

Bagikan informasi tentang Bilang SABAR, Kamunya NINGGAL kepada teman atau kerabat Anda.

Bilang SABAR, Kamunya NINGGAL | Jual – Beli Laptop 1 Jutaan

Belum ada komentar untuk Bilang SABAR, Kamunya NINGGAL

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

OFF 10%
CPU DELL 740 Core 2 duo Ram 2gb Hdd 160Gb + LCD Dell 17″, Keyboard + Mouse Dell

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 1.800.000 Rp 2.000.000
Tersedia
OFF 9%
Macbook 13″ Intel Core 2 Duo ram 2GB Hdd 80GB

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 1.950.000 Rp 2.150.000
Tersedia
Rp 1.950.000 Rp 2.150.000
Stok: Tersedia
OFF 1%
(PRE-ORDER) LENOVO I5 EVO

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 14.338.790 Rp 14.500.000
Tersedia
Rp 14.338.790 Rp 14.500.000
Stok: Tersedia
OFF 3%
(NEW) ASUS A516E

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 11.100.000 Rp 11.499.000
Tersedia
Rp 11.100.000 Rp 11.499.000
Stok: Tersedia
SIDEBAR